{"id":871,"date":"2018-08-06T03:41:36","date_gmt":"2018-08-06T03:41:36","guid":{"rendered":"http:\/\/kliniksinshephan.com\/?p=871"},"modified":"2018-08-06T03:41:36","modified_gmt":"2018-08-06T03:41:36","slug":"zat-nutrisi-bagi-kanker-wajib-hindari","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kliniksinshephan.com\/?p=871","title":{"rendered":"Zat Nutrisi bagi Kanker, Wajib HINDARI !"},"content":{"rendered":"<h3><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\" wp-image-872 aligncenter\" src=\"http:\/\/kliniksinshephan.com\/wp-content\/uploads\/2018\/08\/a1.png\" alt=\"\" width=\"471\" height=\"314\"><\/h3>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3>Menurut peneletian, 80-90% penyakit kanker&nbsp; erat kaitannya dengan makanan yang Anda konsumsi sehari-hari. Oleh karena itu, penderita kanker harus mengenali jenis makanan apa saja yang berpotensi menyebabkan kanker. Lalu, apa saja&nbsp; sumber makanan yang dapat memicu dan mempercepat pertumbuhan kanker? Berikut penjelasannya.<\/h3>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-874 aligncenter\" src=\"http:\/\/kliniksinshephan.com\/wp-content\/uploads\/2018\/08\/cancer-cells-growing.jpg\" alt=\"\" width=\"439\" height=\"249\"><\/p>\n<h3>A. <strong>Sumber makanan yang bersifat karsinogen<\/strong><\/h3>\n<p><strong>Karsinogen<\/strong> \u2013 merupakan suatu senyawa yang bisa menimbulkan <strong>kanker<\/strong>. <strong>Karsinogen<\/strong> mampu mengubah <em>DNA<\/em> didalam tubuh Anda &nbsp;sehingga akan mengganggu proses biologis.<\/p>\n<h4>Ada 2 macam sumber <strong>karsinogen<\/strong>, yaitu :<\/p>\n<p><strong><em>&#8211; Bahan pangan,<\/em><\/strong><\/h4>\n<p><strong>Karsinogen<\/strong> dapat ditemukan dalam <strong><em>bahan pangan<\/em><\/strong>, baik berupa <strong>sintetis<\/strong> ataupun <strong>alami<\/strong>. <strong>Karsinogen alami<\/strong> ini terdapat dalam minyak sitrus, lada, kurma, seledri, dan jamur. Sedangkan <strong>karsinogen sintetis<\/strong> biasanya berupa <em>zat aditif<\/em> yang terdapat pada makanan dan minuman seperti pemanis, pewarna, perisa, pengawet, dan berbagai jenis bahan tambahan pangan.<\/p>\n<p>Selain itu, <strong>karsinogen<\/strong> juga terdapat pada makanan\/minuman kadaluwarsa, makanan yang sudah ditumbuhi jamur, makanan yang digoreng menggunakan minyak yang sudah dipakai berulang kali, dan minuman beralkohol.<\/p>\n<p><strong><em>&#8211; Bahan nonpangan,<\/em><\/strong><\/p>\n<p>1.&nbsp;&nbsp;<strong><em>Bahan kimia<\/em><\/strong><\/p>\n<ul>\n<li><u>Arsenik<\/u> terdapat pada bahan pangan seperti susu, telur, dan daging<\/li>\n<li><u>Benzena<\/u> terdapat pada rokok, knalpot, dan bensin<\/li>\n<li><u>Tetrakloroetilena<\/u> terdapat pada dry cleaning<\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>2. <strong><em>Bahan industri<\/em><\/strong><\/p>\n<p>Seperti kayu, plastik, karet, tekstil, cat, arang, dan tir.<\/p>\n<p>3.<em><strong>Asap<\/strong><\/em><strong><em> rokok<\/em><\/strong><\/p>\n<p><strong><em>Asap rokok<\/em><\/strong> mengandung gas berbahaya seperti asam hidrosianat, amoniak, formaldehid, karbonmonoksida, dan nitrogen oksida.<\/p>\n<p><strong><em>Asap rokok<\/em><\/strong> juga mengandung partikel berbahaya seperti nikotin, tar, kresol, karbarzol, dan indol.<\/p>\n<p><strong><em><br \/>\n<\/em><\/strong>4. <strong><em>Polusi udara<\/em><\/strong><\/p>\n<p>Udara yang tercemar <em>timbal<\/em> (Pb),<em> karbon<\/em> <em>monoksida<\/em> (CO), dan <em>Polycyclic Aromatic Hydrocarbons<\/em> (PAHs) bersifat <strong>karsinogen<\/strong>. Zat ini banyak ditemukan pada asap kendaraan, pengawet kayu (creosote), asap kebakaran hutan, asap rokok, dan asap minyak goreng.<\/p>\n<p><strong><em><br \/>\n<\/em><\/strong>5. <strong><em>Kemasan makanan dan minuman <\/em><\/strong><\/p>\n<ul>\n<li><strong><em>Plastik <\/em><\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p>Komponen utama <strong><em>plastik<\/em><\/strong> berupa <strong>polimer<\/strong> yang bersifat tidak larut dalam air. Maka <strong>polimer<\/strong> tidak bisa dikeluarkan baik melalui urin maupun feses. Jika terjadi akumulasi (penumpukan) didalam tubuh, maka akan menyebabkan <strong>kanker<\/strong>.<\/p>\n<p>&nbsp;Jenis <strong><em>plastik<\/em><\/strong> kemasan yang biasa dipakai dalam industri makanan salah satunya <em>Poly Vinil Chlorida<\/em> (PVC) yang digunakan sebagai bahan pembungkus permen dan pelapis kertas minyak.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li><strong><em>Styrofoam <\/em><\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p><strong><em>Styrofoam<\/em><\/strong> menjadi jenis kemasan yang banyak digunakan sebagai pembungkus makanan. Tapi, residu <strong><em>styrofoam<\/em><\/strong> akan sangat berbahaya jika mengontaminasi makanan. Karena <strong><em>styrofoam<\/em><\/strong> bersifat <strong>karsinogen<\/strong> yang bisa menyebabkan gangguan reproduksi dan gangguan pada sistem endokrinologi (sistem pengeluaran tubuh seperti keringat, urin, feses).<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone  wp-image-875\" src=\"http:\/\/kliniksinshephan.com\/wp-content\/uploads\/2018\/08\/styro.jpg\" alt=\"\" width=\"452\" height=\"275\"><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li><strong><em>Kertas <\/em><\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p><strong><em>Kertas<\/em><\/strong> yang digunakan untuk kemasan teh celup maupun tisu biasanya telah ditambahkan pemutih (chlorine). Jika terkena suhu tinggi maka <strong><em>kertas<\/em><\/strong> akan menghasilkan dioksin yang merupakan senyawa racun yang sangat berbahaya bagi tubuh Anda. Dioksin kadar tinggi akan bersifat <strong>karsinogen<\/strong> dan akan menimbulkan <strong>kanker endometriosis<\/strong> dan <strong>kanker payudara<\/strong>.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li><strong><em>Botol<\/em><\/strong><em> <strong>minuman kemasan<\/strong><\/em><\/li>\n<\/ul>\n<p>Menurut penelitian para ahli dari University of Florida America Serikat kebanyakan <strong>botol plastik<\/strong> yang dijual dipasaran ternyata tidak tahan panas. Setelah dilakukan eksperimen dengan memanaskan air minum kemasan, diketahui bahwa kandungan <em>antimon<\/em> dan <em>bisphenol A<\/em> (BPA) bisa terlepas dari plastik dan tercampur dalam air minum.<\/p>\n<p><em>Antimon<\/em> ini adalah zat kimia yang bersifat <strong>karsinogen<\/strong> yang dapat menyebabkan <strong>kanker<\/strong> bila dikonsumsi dalam jumlah yang besar.<\/p>\n<h3><strong><\/p>\n<p><\/strong>B. <strong>Sumber makanan berkadar protein hewani tinggi<\/strong><\/h3>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\" wp-image-873 alignleft\" src=\"http:\/\/kliniksinshephan.com\/wp-content\/uploads\/2018\/08\/a.png\" alt=\"\" width=\"439\" height=\"220\">Sumber makanan berprotein hewani tinggi bisa meningkatkan resiko <strong>kanker<\/strong>. Protein hewani juga berkontribusi besar untuk menghidupkan serta mematikan pertumbuhan sel <strong>kanker<\/strong>. &nbsp;<\/p>\n<p>Penelitian di Jerman dan Inggris membuktikan bahwa para vegetarian beresiko terkena <strong>kanker<\/strong> 40% lebih rendah bila dibandingkan dengan mereka yang mengkonsumsi protein hewani berupa daging. &nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3>C. <strong>Sumber makanan yang berkadar lemak jenuh tinggi<\/strong><\/h3>\n<p>Ada dua kelompok lemak yang terkandung dalam makanan, yaitu <strong>lemak baik<\/strong> (<em>lemak tak jenuh<\/em>) dan <strong>lemak jahat<\/strong> (<em>lemak trans<\/em> dan <em>lemak jenuh<\/em>). <em>Lemak tak jenuh<\/em> membantu Anda menghasilkan kolestrol baik dan mampu menurunkan kadar kolestrol jahat dalam darah. Sumber <em>lemak tak jenuh<\/em> antara lain minyak zaitun, kacang-kacangan, jagung dan walnut.<\/p>\n<p>Sedangkan <em>lemak jenuh<\/em> mampu meningkatkan kolestrol jahat didalam tubuh Anda, bahkan apabila dikonsumsi dalam kadar yang tinggi akan berpotensi menimbulkan penyakit <strong>kanker<\/strong>. Konsumsi <em>lemak jenuh<\/em> akan meningkatkan resiko <strong>kanker<\/strong> hingga 19%.<\/p>\n<p><em>Lemak jenuh<\/em> ini banyak ditemukan pada sumber makanan hewani, diantaranya :<\/p>\n<ol>\n<li><strong>Danging merah<\/strong> seperti daging sapi dan kambing<\/li>\n<li><strong>Daging olahan <\/strong>seperti sosis, baso, dan nuget<\/li>\n<li><strong>Susu<\/strong> dan <strong>produk susu<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n<p>Selain dari daging, lemak jenuh juga banyak dari makanan yang digoreng, atau makanan yang sudah diproses.<\/p>\n<h3><strong><br \/>\n<\/strong>D. <strong>Sumber makanan yang pengolahannya menyebabkan karsinogen<\/strong><\/h3>\n<ol>\n<li>Dibakar atau dipanggang<\/li>\n<\/ol>\n<p>Aloce Bender, seorang ahli gizi dari Amerika memeberikan tips agar makanan yang dibakar atau dipanggang tidak terlalu berisiko menyebabkan kanker, yaitu:<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\" wp-image-876 alignright\" src=\"http:\/\/kliniksinshephan.com\/wp-content\/uploads\/2018\/08\/fastfood.jpg\" alt=\"\" width=\"466\" height=\"263\"><\/p>\n<ul>\n<li>Jangan membakar atau memanggang makanan terlalu matang<\/li>\n<li>Menambahkan sayur dan buah-buahan<\/li>\n<li>Mencampuri jenis daging<\/li>\n<li>Membacem<\/li>\n<li>Menggunakan suhu rendah<\/li>\n<\/ul>\n<ol start=\"2\">\n<li>Diasinkan<\/li>\n<li>Diasap<\/li>\n<li>Diasamkan<\/li>\n<li>Digoreng (dengan suhu tinggi)<\/li>\n<li>Fast food<\/li>\n<li>Diawetkan<\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Kanker<\/strong> merupakan penyakit yang mematikan dan cukup menakutkan. Tapi bisa lho dihindari dan caranya cukup mudah.<br \/>\nMulailah menjaga kesehatan Anda sedini mungkin dengan cara menjaga pola makan, memeperhatikan makanan yang dikonsumsi, memperbanyak asupan serat, rutin berolah raga, dan menjalani gaya hidup sehat supaya Anda terhindar dari penyakit <strong>kanker<\/strong>.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Pengobatan Kanker bisa di cek di sini :&nbsp;<a href=\"http:\/\/kliniksinshephan.com\/?page_id=514\">Cara mengobati Kanker yang Aman dan Ampuh<\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\" wp-image-637 aligncenter\" src=\"http:\/\/kliniksinshephan.com\/wp-content\/uploads\/2017\/11\/Cover.jpg\" sizes=\"auto, (max-width: 737px) 100vw, 737px\" srcset=\"http:\/\/kliniksinshephan.com\/wp-content\/uploads\/2017\/11\/Cover.jpg 1025w, http:\/\/kliniksinshephan.com\/wp-content\/uploads\/2017\/11\/Cover-300x112.jpg 300w, http:\/\/kliniksinshephan.com\/wp-content\/uploads\/2017\/11\/Cover-768x288.jpg 768w, http:\/\/kliniksinshephan.com\/wp-content\/uploads\/2017\/11\/Cover-1024x384.jpg 1024w\" alt=\"\" width=\"737\" height=\"276\"><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><strong>Klinik Sinshe Phan<\/strong>,<br \/>\nSpesialis Tumor, Kanker, Liver, dan berbagai penyakit dalam.<\/h2>\n<p>Alamat :<br \/>\nJakarta, Perumahan Gading Arcadia blok Q no. 51-52.<br \/>\n021-4606572, 021-4606573, 021-4606576.<\/p>\n<p>Bandung, Ruko Mall Trade Center (MTC) Blok D no. 9.<br \/>\n022-7537677. 022-7537677<\/p>\n<p>Konsultasi = 0811-2289-896<br \/>\nWhatsapp (Only) = 0813-1275-5519<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>=====================================================================<\/p>\n<h4>Mengapa Harus&nbsp;<strong>Klinik Sinshe Phan<\/strong>?<\/h4>\n<h4><strong>Klinik Sinshe Phan<\/strong>&nbsp;menggabungkan RATUSAN Jenis Tanaman Herbal yang 80% nya merupakan Tanaman Herbal yang di Import.<\/h4>\n<ul>\n<li><strong>100% Metode Herbal<\/strong>, tanpa bahan kimia, tanpa efek samping, dan tanpa Operasi.<\/li>\n<li><strong>Mengapa harus Ratusan Jenis?&nbsp;<\/strong><br \/>\nKarena Penyakit Dalam seperti Kanker, Liver, Stroke, dll merupakan akumulasi dari Kebiasaan Buruk yang dilakukan bertahun-tahun. Kemungkinannya sangat kecil jika hanya mengandalkan 1 \u2013 3 tanaman herbal.<br \/>\nDengan menggabungkan Ratusan Jenis Tanaman Herbal dengan takaran yang TEPAT, menghasilkan Efek yang jauh lebih kuat untuk menumpas Penyakit yang diderita.<\/li>\n<li><strong>Kenapa harus Import?<\/strong><br \/>\nTanaman Herbal di Negara 4 Musim lebih bervariasi yang lebih banyak dan memiliki Khasiat yang jauh lebih kuat dibanding tanaman di negara 2 musim.<\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>By : Asri Ratnasari \u2013 Klinik Sinshe Phan<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>&nbsp; Menurut peneletian, 80-90% penyakit kanker&nbsp; erat kaitannya dengan makanan yang Anda konsumsi sehari-hari. Oleh karena itu, penderita kanker harus mengenali jenis makanan apa saja yang berpotensi menyebabkan kanker. Lalu, apa saja&nbsp; sumber makanan yang dapat memicu dan mempercepat pertumbuhan kanker? Berikut penjelasannya. A. Sumber makanan yang bersifat karsinogen Karsinogen \u2013 merupakan suatu senyawa yang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"ngg_post_thumbnail":0,"footnotes":""},"categories":[8,1],"tags":[17,20,19,18,21,37,16,51,31,41,35,58,50],"class_list":["post-871","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-kanker-tumor","category-uncategorized","tag-klinik-herbal","tag-klinik-kanker-bandung","tag-klinik-kanker-jakarta","tag-klinik-sinshe-phan","tag-pengobatan-alternatif","tag-pengobatan-alternatif-jakarta","tag-pengobatan-kanker","tag-pengobatan-kanker-bandung","tag-pengobatan-kanker-jakarta","tag-sinshe-bandung","tag-sinshe-jakarta","tag-sinshe-phan","tag-sinshe-phan-kim-sheng"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kliniksinshephan.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/871","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kliniksinshephan.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kliniksinshephan.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kliniksinshephan.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kliniksinshephan.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=871"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/kliniksinshephan.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/871\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":877,"href":"https:\/\/kliniksinshephan.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/871\/revisions\/877"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kliniksinshephan.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=871"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kliniksinshephan.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=871"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kliniksinshephan.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=871"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}